7 Kuliner Palembang Rendah Kalori yang Aman Dikonsumsi

7 Kuliner Palembang Rendah Kalori yang Aman Dikonsumsi

Palembang punya reputasi kuliner yang kuat — dari pempek hingga tekwan, kota ini selalu berhasil membuat lidah tak bisa berdusta. Tapi bagi yang sedang menjaga asupan kalori, deretan makanan khas Palembang kerap dianggap “zona bahaya”. Faktanya, tidak semua kuliner Palembang rendah kalori mustahil ditemukan.

Banyak orang kaget ketika tahu bahwa beberapa hidangan tradisional Palembang justru punya profil gizi yang cukup bersahabat — asal porsi dan cara pengolahannya tepat. Rahasia utamanya ada pada pemilihan bahan baku lokal yang segar, seperti ikan sungai, tahu, dan sayuran yang mendominasi banyak resep asli Sumatera Selatan.

Jadi, buat Anda yang ingin tetap menikmati cita rasa khas tanpa harus merasa bersalah setelahnya, daftar berikut bisa jadi panduan praktis. Pilih yang sesuai dengan kebutuhan kalori harian Anda, dan nikmati tanpa overthinking.


Kuliner Palembang Rendah Kalori yang Bisa Dinikmati Setiap Hari

1. Tekwan — Sup Ikan Segar yang Mengenyangkan

Tekwan adalah sup berbahan dasar ikan tenggiri dengan kuah bening yang gurih. Dalam satu porsi tekwan, kalori yang masuk ke tubuh berkisar 80–120 kkal saja — jauh lebih rendah dibanding makanan berkuah bersantan.

Kandungan protein dari ikan tenggirinya pun tinggi, sehingga cukup mengenyangkan. Hindari menambahkan minyak ekstra saat menyantapnya, dan Anda sudah punya pilihan sarapan atau makan siang yang cerdas.

2. Model Rebus — Alternatif Lebih Sehat dari Pempek Goreng

Model adalah kerabat dekat pempek yang berisi tahu di dalamnya. Versi rebus dari model jauh lebih ringan karena tidak melalui proses penggorengan. Kalorinya diperkirakan sekitar 100–130 kkal per porsi tanpa kuah cuko berlebihan.

Cuko memang ikonik, tapi jika dikurangi takarannya, efek glisemik dari hidangan ini tetap terjaga. Ini jadi favorit banyak orang yang sedang dalam program penurunan berat badan.

3. Pindang Patin — Sup Tradisional Bernutrisi Tinggi

Pindang patin adalah salah satu kuliner Palembang paling bergizi dengan kalori yang relatif terkontrol. Kuah asamnya dibuat dari tomat, cabai, dan serai — tanpa santan sama sekali.

Ikan patin sendiri kaya akan omega-3 dan protein. Dalam satu porsi, kandungan kalorinya berkisar 150–200 kkal tergantung ukuran potongan ikan yang disajikan.


Pilihan Lain yang Cocok untuk Diet Sehat Ala Palembang

4. Mie Celor Versi Kuah Sedikit

Mie celor biasanya menggunakan kuah santan kental — tapi di beberapa warung, tersedia versi “kuah tipis” yang lebih ringan. Dengan pengurangan santan, kalorinya bisa dipangkas signifikan dari sekitar 400 kkal menjadi 250–280 kkal.

Pilih porsi kecil dan minta tambahan tauge serta telur rebus untuk meningkatkan nilai gizi tanpa banyak menambah kalori.

5. Otak-Otak Bakar

Otak-otak yang dibakar (bukan digoreng) adalah camilan ikan yang proses memasaknya jauh lebih sehat. Setiap batang otak-otak bakar mengandung sekitar 40–60 kkal, dengan protein yang cukup baik dari ikan tenggiri.

Cocok dijadikan snack sore sebagai pengganti gorengan biasa. Banyak pedagang kaki lima di Palembang mulai menawarkan versi bakar sebagai respons permintaan konsumen yang makin sadar gizi.

6. Burgo — Makanan Tradisional Berbahan Sagu dan Ikan

Burgo adalah hidangan khas Palembang yang terbuat dari adonan tepung beras tipis, disajikan dengan kuah ikan. Teksturnya mirip lontong tipis yang lembut. Satu porsi burgo mengandung sekitar 120–160 kkal, relatif rendah untuk ukuran makanan utama.

Karena berbahan sagu dan ikan, hidangan ini juga cukup ramah bagi mereka yang menghindari tepung terigu.

7. Laksan Rebus

Laksan adalah pempek yang disajikan dalam kuah santan encer berbumbu. Versi rebus dengan kuah yang tidak terlalu kental bisa menjadi pilihan kuliner Palembang rendah kalori yang tetap memuaskan. Kalorinya berada di kisaran 180–220 kkal per porsi standar.


Kesimpulan

Kuliner Palembang rendah kalori bukan sekadar angan-angan. Banyak hidangan tradisional dari kota ini yang sebenarnya sudah memiliki dasar yang sehat — berbahan ikan, sayuran, dan kuah bening — jauh sebelum konsep “makan sehat” jadi tren seperti sekarang.

Yang perlu diperhatikan bukan hanya jenis makanannya, tapi juga cara pengolahan dan ukuran porsinya. Pilih versi rebus atau bakar, kurangi tambahan cuko dan minyak, lalu nikmati kekayaan kuliner Palembang tanpa harus mengorbankan target kesehatan Anda.


FAQ

Kuliner Palembang apa yang paling rendah kalori?

Tekwan dan otak-otak bakar termasuk yang paling rendah kalori di antara makanan khas Palembang. Tekwan mengandung sekitar 80–120 kkal per porsi, sementara satu batang otak-otak bakar hanya sekitar 40–60 kkal.

Apakah pempek aman untuk diet kalori rendah?

Pempek rebus lebih aman dibanding pempek goreng karena tidak mengandung minyak tambahan dari proses penggorengan. Batasi jumlah cuko untuk menjaga asupan gula tetap terkontrol.

Bagaimana cara makan kuliner Palembang agar tetap sehat?

Pilih hidangan berkuah bening seperti tekwan atau pindang patin, hindari gorengan, kurangi takaran cuko, dan perhatikan ukuran porsi. Kombinasi ini membantu menjaga kalori harian tanpa harus meninggalkan cita rasa khas Palembang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *